Tarian Sumatera Utara

Tarian daerah Sumatera Utara

Piso Surit dance

Piso Surit adalah salah satu tarian Karo yang mewakili seorang gadis yang menunggu kedatangan kekasihnya. Menunggu itu sangat lama dan sedih dan seperti teriakan burung Piso Surit. Piso di Batak Karo sebenarnya berarti pisau dan banyak orang berpikir bahwa Piso Surit adalah nama sejenis pisau yang khas bagi masyarakat Karo.

Padahal, Piso Surit adalah suara sejenis burung yang suka bernyanyi. Mendengar dengan seksama, nyanyian burung ini sepertinya sedih. Jenis burung ini disebut karo, “pincala”, yang muncul dengan keras dan berulang kali dengan suara seperti “piso serit”.

Tarian Serampang Dua Belas

Serampang Dua Belas adalah tarian yang dikembangkan selama Kesultanan Serdang di Serdang Bedagai (sebelumnya Deli Serdang). Sebagai jenis tarian tradisional, tarian ini dimainkan sebagai tarian sosial yang berisi pesan-pesan tentang perjalanan sejarah anak muda dalam mencari pasangan, dari perkenalan hingga pintu masuk ke adegan pernikahan.

Ada nilai pendidikan dalam tarian Serampang Dua Belas, yang merupakan cara bagi komunitas Melayu Deli untuk mengajar orang muda bagaimana menemukan teman. Maka Tari Serampang Dua Belas menjadi hobi bagi generasi muda untuk mempelajari proses yang akan diputuskan nanti jika ingin membangun keluarga.

Tunjukkan tariannya

Nama lain untuk pertunjukan tari adalah tarian sirih, yang sering dilakukan ketika menyambut atau menghormati tamu-tamu penting, dan tarian ini biasanya dipertunjukkan oleh pasangan muda, menggunakan pakaian tradisional Melayu. Lengkap.

Klien yang datang dari dalam negeri atau dari luar negeri dapat datang, baik untuk bekerja atau hanya untuk hari raja.

Tur Tor Tujuh Piala Menari

Tarian Tor-Tor dari Tujuh Piring menunjukkan setiap cangkir. Untuk piala 1, ini berarti politik, piala 2 kekudusan, piala 3 kekuatan, piala 4 kehidupan, piala 5 hukum, piala 6 adat dan budaya, piala 7 pembersihan atau perawatan. Penggunaan lain dari tarian ini adalah untuk menghilangkan semua penghalang di depan mereka yang hadir, tentu saja, bagi mereka yang beriman.

Tarian Tor-Tor Seven Cup hanya bisa dipelajari secara acak jika itu adalah pertandingan. Sepanjang generasi, tarian dengan tujuh busur dianggap sebagai tarian yang paling unik karena penari harus menjaga keseimbangan tujuh mangkuk yang diletakkan di tangan kiri dan kanan tiga dan satu di kepala.

Tongkat Toural Tor Panaluan

Tarian tongkat Panaluan adalah tongkat kayu ajaib yang diukir dengan gambar kepala manusia dan hewan, panjangnya diperkirakan sekitar 2 (dua meter) sedangkan ketebalan / ukurannya sekitar 5-6 cm. Di suku Batak, tongkat batwan digunakan oleh datu selama upacara ritual, dan tongkat digunakan oleh datu (dukun) dengan tarian penyiksaan diiringi oleh sapanconan (drum) shandang.

Dikatakan bahwa, menurut sejarah suku Batak, Tongal Bannalwan adalah fakta sejarah dengan sejarah hubungan terlarang. Di masa lalu ada seorang raja yang tinggal di desa Doge Sidogor de Bangoran di pulau untuk Samosir di Teluk pemisahan tanah dan air, raja ini bernama Guru Hatyapulan dengan memiliki Seorang istri bernama Nan Sendak Panalwan.

Sumber: imujio.com

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*